Kades Hameli Ate kec.Kodi utara “Oktavinus Bengo Daha.S.Pd.MH”,Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat Dan yang Turut Berkompoten Termasuk Media Pers “Terbuka Kantor saya Untuk kita Diskusi Tentang Progres Desa”Ini penjelasan nya

Sumba Barat Daya-Suaramaueket.com ,senin 1 juni 2026 Dari beberapa kritikkan masyarakat maupun pihak terkait dan saya sangat apresiasi sekali dengan semua media publik,mari kerjasama satu sama lain sehingga mendukung progres jangka pendek dan program kerja jangka panjang,baik dibidang pembangunan fisik,maupun progres yang lain.

Memang beberapa yang di viralkan oleh teman-teman media seperti Kornelis Kanda Toro Dan beberapa Rumah ,secara pembangunan fisik segi rumah layak huni,sudah melalui musrembang dusun,musrembang Desa hingga asistensi di kecamatan bahwa pengadaan rumah layak huni belum ada anggaran dalam progres rumah layak huni selama menjabat kepala desa ujar kades ,untuk diketahui bahwa Dari jumlah 1251 KK dengan jumlah pendudukan 7000 lebih penduduk desa Hamelo Ate imbuh kades.

Hal yang iya tambahkan bahwa saat ini Desa Hameli ate dari sejak mekar dari desa induk yakni Desa Mangganipi sehingga sampai saat ini belum ada progres rumah layak huni.

Lebih lanjut ke depan pasti kami pemdes Hameli ate melalui musrembang Dusun,Desa kecamatan hingga kabupaten kami akan menindak lanjutkan ke musrembang desa lewat RPMJDes supaya kedepan ada progres Rumah Layak huni ucap kades Hameli ate.

Dalam segi geografis desa Hameli Ate terletak serta memiliki luas wilayah sebesar 7,39 km². Wilayah ini berjarak 4 km dari pusat kecamatan dan 25 km dari ibu kota kabupaten Sumba Barat Daya

Lebih lanjut ke depannya pasti kami pemdes Hameli ate melalui musrembang Dusun,Desa kecamatan hingga kabupaten kami akan menindak lanjuti hasil musrembang desa.
Terkait semua program sudah terangkum semua di dokumen RPMJDes (program pembangunan jangka menengah desa)termasuk rumah layak huni, namun dimohon bersabar Karena semuanya bertahap.

Sehingga menjadi momen forum ruang diskusi bersama demi pembangunan fisik ,Namun terkait anggaran PKH dan bansos sudah ter-realisasikan kepada masayarakat termasuk bapak kornelis kanda Toro dan beberapa yang sudah terkoper dalam juknis penyaluran Bansos dan PKH tegas sekdes Hameli.

Secara edukasi kepimpinan bapak kades Oktavinus Bengo Daha.S.Pd..MH saya terima semua tanggung jawab secara profesional dan saya sangat menghargai kerja media publik dan saya akan ful upkan terkait rumah-rumah yang tidak layak huni saya akan mengambilkan data KK,KTP untuk menjadi bahan proposal kedinas terkait karena anggaran saat belum ada alokasinya tapi kami tetap sangat ,terima kasih banyak semua masyarakat ujar

Lebih lanjut kami sudah punya beberapa menset nanti jika sudah panen jagung hasil pertanian kami akan melakukan rapat evaluasi dan karena dalam desa ada struktur desa yang terlibat mulai dari kepala Dusun masing-masing dusun baik pimpinan lain nya serta BPD kami juga akan melakukan Rapat try wulan,Semester dan Tahunan secara esensi moral dan imoral saya sangat menghargai para media publik ,silakkan memberikan informasi juga dan sangat mendukung proges desa saya sehingga semakin dikenal di wilayah,kabupaten hingga provensi,dan pusat dan saya juga mendorong Anggota DPRD agar mendukung saya dalam progres pembangunan Fisik khusus Rumah layak huni lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rumah Layak Huni adalah hunian yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas bangunan, dan kesehatan penghuninya.

Pemerintah mengukur kelayakan suatu rumah melalui sejumlah indikator utama yang bertujuan untuk menjamin kesejahteraan keluarga ini tugas sama terima kasih semua nya yang turut terlibat bahkan Kades mengucapkan terima kasih banyak pada salah satu anggota DPR RI yakni Dr Umbu Kabunang Rudiyanto dapil NTT yang sudah menyumbangkan pada bapak saya Kornelis Kanda toro imbuh kades Hameli ate Oktavianus Bengo Daha.S.Pd M.H

Pada orientasi kedepan kami persiapkan Dalam RPJMdes supaya rumah layak Huni bisa terkoper dalam anggaran selanjutnya, itu pun harus melalui Musrenbang dusun,Desa hingga kabupaten kalau tidak ada perubahan tutup Dalam jumpa Pers Kades Hameli Ate
(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *