Ketua pelaksana harian proyek Gedung Makanan Gizi Gratis gulam Mansyur Ibrahim.SH.SE Melaksanakan Doa Tolak Bala Bersama Dengan Masyarakat Desa Lete Loko

Kodi Bangedo -Suara Maureket kamis 5 Februari 2026 menurut ketua pelaksana harian dalam proyek pembangunan gedung Rumah makan Gizi gratis dan Sumur kami hari ini kami doa bersama ini merupakan ungkapan sara syukur kepada Tuhan yang maha esa dari hati nurani paling dalam ujar Gulam mansyur ibrahim.SH.SE dan dari kami sebagai ketua pelaksana proyek bangunan gedung makan gizi gratis yang diterletak di Desa lete loko kec.kodi Bangedo kab.sumba barat daya,harapan besar dengan doa tolak bala bersama Ratu Marapu Matonggolo melaksanakan doa tahliyo (Palara marapu) dirumah Bapak Daniel Holo yang terletak dijalan lintas antara desa lete loko -wallandimu

Hal yang ditambahkan oleh Bapak Daniel DengiHolo,S.Pd pensiunan wakasek SD Masehi waikahaka kec.kodi bahwa dengan ada doa syukuran bersama ini merupakan anugerah dan Tuhan yang maha esa ,lewat program Makan Gizi Gratis ini merupakan hal yang luar biasa sekali demi mendukung standar pendidikan nasional ,jika anak-anak kita memakan gizi yang cukup maka bisa mendukung inovasi pendidikkan khusus diwilayah kodi, Daniel Dengi Holo mengajak semua elemen masyarakat agar apapun program pemerintah menjadi bagian untuk mencerdaskan anak bangsa imbuhnya

Program makan gratis untuk anak sekolah di Indonesia adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), program nasional dari pemerintahan saat ini yang menargetkan siswa PAUD hingga SMA, balita, ibu hamil, dan menyusui untuk meningkatkan gizi, mencegah stunting, dan kualitas SDM, dimulai bertahap sejak awal 2025 dengan pendistribusian makanan bergizi tiap hari di sekolah. Program ini melibatkan berbagai pihak dan sumber anggaran APBN, namun juga menghadapi isu teknis dan hukum terkait pelaksanaan dan sumber dana.

Hal yang ditambahkan oleh Gulam Mansyur ibrahim yang sudah lalu lalang berkecipung di ormas Nahdhatul ulama (NU) dan sebagai komdan banser selama 15 tahun di provensi Nusa tenggara timur bahwa kegiatan ini merupakan pembacaan doa selamat tolak bala tersebut tersenonim dengan kearifan lokal masyarakat kodi setempat yakni dalam paralara marupu dalam bentuk Tahliyo adat serta mengirimi doa-doa arwah leluhur serta bentuk doa keselamatan bersama dalam program Makan gizi gratis ,dan kami juga mendoakan agar para leluhur mendapatkan safaat doa dari kami sebagai pendoa tutur gulam

Kegiatan doa bersama ini berlangsung dengan khimat dan penuh kebersamaan,dalam acara dihadiri oleh tokoh adat,tokoh pemuda,tokoh pemerintah yang mewakili dan beberapa masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan korban pemotongan ayam jantan,kambing serta diikuti doa syukuran,dan tahliyo Ratu marapu dalam kebersamaan yang inti kegiatan ini adalah doa minta kelancalan tanpa halangan apa pun (Tim Redaksi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *