Sumba Barat Daya-(Suku Kodi)-suaramaureket selasa 10 februari 2026 Pasola adalah tradisi adat kuno yang bermula dari kisah politik kerajaan,dan kisah cinta segitiga para Raja Mojopahit memperebutkan putri Raja,sehingga dikenal kawin lari antara Rabu Kabba, sapaan Umbu Dulla(Abdulah), dan Ario Teja (Teda Gaiparona) di masa lalu,ini dalam kisah babat sejarah kodi.
Atraksi ini dikuti oleh dua kubu yakni suku Kodi Bangedo dan suku kodi Besar dengan sekitar 500 ekor kuda dari kedua kubu yang melakukan atraksi adat pasola dengan diperkirakan 20 ribuan penonton baik dari warga setempat dan diseluruh wilayah pulau sumba ada juga dari manca negara diantara dari orang-orang toris asing ikut menonton juga,Begitu dengan Ratusan porsenel dari polres Sumba Barat Daya turut kawal acara atraksi serta tak luput pula Ibu Bupati Ratu Bonnu wulla ikut meriah bersama wakil Bupati Dominikus A.Rangga kaka turut menyaksikan acara atraksi adat yakni pasola
Sedangkan kodi Bangedo juga memeliki kisah polimik politik Antara Ra Mone bin Rangga Sangaji bin Abdullah Ngudung bin Sunan Kudus dalam kisah tersebut memperebutkan putri raja yang cantik mandraguna yang bernama Inyai Kendil dengan Muhammad Fuarere sehingga Fuarere dihukum pancung dimuara pero konda (muara fuarere) dari kisah ini oleh generasi keberikutnya melanjutkan dan memperingat serta menghibur putri Raja yang gelisah tersebut dalam polimik ,politik dan cinta para Raja-raja mojopahit dalam adu kesaktian sehingga sekarang tetap dilestarikan ,adapun kuda -kuda sakti nya Abdullah Ngudung alias Ndara wunda alias Penembahan kodi putra Sunan kudua memeliki 3 kuda sakti yakni Kuda nyale,kuda Wora Habibi,kuda Halato
Ritual adat pasola ini digelar setiap tahun (Februari-Maret) dibalik itu juga masyarakat dengan ada nya adat penghiburan dalam atraksi adu kesaktian sebagai wujud, penghormatan kepada Roh leluhur (Marapu=kejawen )dalam acara Tahliyo (tahlilan), para rato adat (padita Aday) akan tetap mengadakan atraksi olah raga adat ini,demi melatih ketangkasan,kesabaran,kesaterian dan kewibawaan maka setiap tahun diadakan acara pasola ini
Dalam acara pasola di Hombakalayo (kodi bangedo) dan acara pasola di Bonda kawango(Mba Rama/kabani Rama) merupakan lapangan atraksi dari dahulu kala diabad ke 15 dan 16 hingga sekarang ,Dalam atraksi dua penunggang kasatria Kabani Rangga kabani Aria Teja Teda gukaka parona (nama dominan suku kodi) bocor pipi kiri dan bocor kepala (tim redaksi Gus Mone Al Mughni)

