Barusan masuk laporan malam ini berisi keluh-kesah seorang pensiunan polisi, AKP (Purn), Saleh, dari Manado, Sulut, yang kehilangan mobil, yang masih dalam masa cicilan dengan DP pinjaman bank. Setelah ditelusuri, rupanya pencurinya seorang polisi.
Saat ditemukan, si polisi ini sedang membawa mobil itu ke bengkel untuk ganti warna body mobil. Tanda nomor kendaraan bermotor sudah diganti.
Mobil akhirnya ditarik ke Polres Minahasa, wilayah tempat kejadian, untuk proses hukum. Tatkala Pak Saleh diajak makan siang di warung dalam kompleks Polres Minahasa hari itu, ketika balik, mobil sudah raib dimaling oleh polisi yang sama.
Si pensiunan lapor Polres, lapor Polda, bahkan juga lapor Divpropam Mabes Polri via online. Hasilnya? Sudah 3 bulan belum terlihat tanda-tanda kasus diproses. Polisi pencuri ternyata punya backing, barang bukti hilang tak tentu rimbanya.
Saya tidak beri komentar apa-apa. Saya hanya tanya ke AKP Saleh, “Bapak masih pegang senjata?” Dia jawab tidak. Tapi saya lanjutkan, “Ah sayang sekali, kalau Pak Saleh masih pegang senjata, saran saya cari si polisi pencuri itu, tembak kepalanya, selesai itu barang. Kalau tunggu polisi menyelesaikan, bapak jual rumah dulu baru mereka mau proses laporan Bapak.
Sadis memang Polri ini sekarang..!!!(tim redaksi)

