Tokoh-tokoh Masyarakat Desa Ana Engge meminta Via media agar Desak Pemda Sumba Barat Daya Segera Gelar Pilkades Serentak

Kodi, Sumba Barat daya -Ntt,-Suara maureket.com Kamis 5 februari 2026 Dalam Hal ini beberapa Tokoh masyarakat desa Ana engge kec.Kodi kab.Sumba Barat Daya berharap pada pihak Pemda Sumba Barat Daya melalui untuk segera Rapat paripurna untuk disampaikan kepada pemerintah pusat diantara figur tokoh Masyarakat yakni Gedion Gheda Bokol,Dan Yosef Yingo Bani.S.Kom

Menurut kedua figur desa Ana Engge yakni Gheda Bokol dan Yosef Yingi Bani .S.Kom bahwa Proses cepat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Indonesia saat ini didasarkan pada UU Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang diperkuat dengan peraturan teknis Permendagri dan Peraturan Bupati/Wali Kota.

Dengan ada undang-undang diatas Proses cepat ini harus ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten/Kota atau Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur efisiensi anggaran dan tahapan,menurut mereka alangka lebih baik harus segera buatkan perda sehingga menjadi dasar hukum imbuh kedua Tokoh Masyarakat desa ana Engge

mengkhawatirkan jumlah Pejabat (Pj) Kepala Desa (Kades) yang lebih banyak daripada Kades definitif. Bahkan, penunjukan Penanggung Jawab (Pj) Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Sumba Barat Daya tidak sesuai keahliannya dan akan berdampak pada jalannya roda pemerintahan.

Mayoritas Pj Kades di daerah kita adalah guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes). Itu sangat tidak sesuai karena keduanya tidak menguasai ilmu birokrasi pemerintahan. Oleh karena itu, dampaknya adalah banyak kebijakan tidak tepat sasaran DPRD Seruyan mendorong pemerintah daerah untuk segera melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Setidaknya ada sekitar puluhan desa dari total seratus lebih desa desa di Kabupaten Sumba Barat Daya yang akan melaksanakan Pilkades tahun 2026 kalau bisa tahun 2026 atau kalau bisa tahun 2027 tegas mereka

Sementara itu, tokoh Masyarakat Desa Ana engge yakni Gheda Bokol dan Yosef Yingo Bani berharap agar pilkades di Sumba Barat Daya jangan berlarut-larut belum digelar. Bahkan ada informasi ada pj kades hampir 2 sampai 5 tahun masih menjabat Pj Kades termasuk desa Ana engge PJ sudah 4 Tahun menjabat ujar mereka

Iya menambahkan Dirinya meminta agar DPMD Sumba Barat Daya menyikapi masalah ini dengan serius tegas mereka

Artinya, jangan sampai terlalu menunggu sementara banyak keluhan di masyarakat dan juga pj kades itu berasal dari instansi pendidikan dan kesehatan yang akan berdampak pada tanggung jawabnya di tempat bekerja yang lama. Tutupnya.

Kedua figur tokoh masyarakat diatas tadi (Gedion Gheda bokol dan yosef yingo Bani .S.Kom) mereka juga akan maju bertarung dipilkades ke depan bahkan kedua figur saling memeliki semangat untuk maju dan harapan menang tutur mereka (Tim Redaksi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *