MTsS Al Hidayah kodi Adakan Lomba masakan Ala kodi,Bima,Jawa,Lombok dan Ende Dalam Rangka Peringati Hari Kartini yang ke 147 Tahun

Sumba Barat Daya – suaramaureket.com MTsS Al Hidayah Kodi Pero Madrasah mengadakan lomba khusus untuk peserta didik perempuan dan Laki-laki dalam rangka memperingati Hari Kartini, Selasa (21/04/2026) di lapangan madrasah,

Kegiatan lomba dikhususkan untuk siswa perempuan dan laki-laki, mulai dari lomba mengkreasi masakan khas Ala Kodi,Ende,Bima Dan Lombok bagi peserta didik kelas,VII, VIII dan IX, Media telah mencicipi dari beberapa menu yang ada ternyata kelas VII memeliki kreasi berbagai menu yang disediakan oleh mereka,entah gimana-giman tim juru Dari dewan staf Guru dengan baik semuanya

Seluruh lomba dikoordinatori dewan guru perempuan dan staf dewan guru Laki-laki dengan mengenakan baju kebaya muslim dan adat sumba ,adat lombok,adat bima dan adat ende yang terkesan anggun namun penuh wibawa seperti halnya Raden Ajeng Kartini yang berjasa dalam mengangkat derajat wanita Indonesia.

Kepala Madrasah (Kamad) ustadahz Taurat Abdurahman.S.Pdi. mengatakan kegiatan lomba semata-mata untuk mengenang dan menghargai jasa R.A Kartini dengan menggelar lomba masakan dan ini memang perdana di Madrasah Mts Al Hidayah kodi dalam rangka memperingati hari Kartini ujarnya di media

“Kita ingin menunjukkan emansipasi perempuan, agar dapat sederajat dengan kaum laki-laki, tetapi tetap pada kaidah-kaidah syariat Islam atau tanpa melupakan kodratnya sebagai wanita terutama dalam lingkup agama dalam keluarga,” imbuhnya

Nurmi menambahkan, peringatan kartini tersebut jangan dimaknai secara sempit dengan menggunakan kebaya saja. Namun, yang lebih harus diteladankan kepada para siswa adalah tekad kuat Kartini dalam mencari ilmu, serta perjumpaanya dengan Kiai Soleh Darat Semarang yang merubah paradigma Kartini terhadap Islam dan Eropa.

”Sekarang hal ini sudah nyata kita temui di Indonesia dengan banyaknya kaum perempuan Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi dan memiliki profesi yang sangat baik bahkan tidak sedikit perempuan Indonesia yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional namun tetap tidak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan,” pungkasnya.

Hal senada juga dikemukakan ustadah ibu Mariam, ustadah asmaiyah ,dkk nya yang lain mengapresiasi kegiatan lomba masakan ini dan merasa sangat senang dapat mamakai kebaya ke tempat kerja dalam memperingati hari Kartini.Raden Ajeng Kartini sebagai sosok wanita yang memperjuangkan hak wanita Indonesia. ”Mari kita bangun karakter siswi madrasah yang tangguh sampai kapanpun,” harap Elpa.

”Apalagi perlombaan ini khusus terutama buat kaum hawa makanan didapur sehingga bisa terlatih , sebab itu kita berusaha tampil dengan sebaik mungkin, tidak ketinggalan nuansa ala masakan kodi,bima,lombok,ende dan selain ini pun santri-santri yang lebih ditonjolkan dalam baju dan kebaya RA Kartini,” ujar mereka (Tim Redaksi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *