Jurnalis Tipikor News “Gunter Guru Ladu Meha” Di Sumba Barat Daya Diduga Dianiaya Usai Peliputan Kunjungan Menkes- RI

TAMBOLAKA, Suara MAUREKET.Com 23/04/2026
Seorang jurnalis dari media Tipikorinvestigasinews.id, Gunter Guru Ladu Meha, diduga menjadi korban penganiayaan dan intimidasi oleh sekelompok orang di area RSUD Reda Bolo, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Kamis (23/4/2026). Insiden ini terjadi sesaat setelah rombongan Menteri Kesehatan RI dan Gubernur NTT meninggalkan lokasi kunjungan kerja.

Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan keterangan korban, ketegangan dipicu oleh teriakan provokatif dari seorang pria berinisial A yang menuduh awak media melontarkan kata-kata kasar. Meski telah dibantah, situasi justru memanas.
Sejumlah orang yang berada di lokasi diduga melakukan perampasan ponsel milik korban untuk menghentikan aktivitas perekaman. Tak lama kemudian, Gunter dikepung dan diserang dari arah belakang oleh sekelompok orang.

Dampak dan Evakuasi
Akibat pengeroyokan tersebut, korban terjatuh dan mengalami luka memar pada leher bagian belakang serta luka lecet di siku kanan. Untuk menghindari amuk massa yang lebih luas, seorang anggota kepolisian yang berjaga di lokasi segera mengevakuasi korban ke Mapolres Sumba Barat Daya.

Langkah Hukum
Korban telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sumba Barat Daya dengan nomor laporan: LP/B/82/IV/2026/SPKT/Polres Sumba Barat Daya/Polda Nusa Tenggara Timur. Sebagai pemenuhan alat bukti, korban juga telah menjalani visum di Rumah Sakit Karitas Weetobula.

Aspek Pelanggaran Hukum
Tindakan penghalangan kerja jurnalistik dan kekerasan terhadap wartawan berpotensi melanggar Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Beleid tersebut mengancam pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta bagi siapa saja yang sengaja menghambat atau menghalangi tugas pers.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif penyerangan dan identitas para pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. (Tim media )

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *