Sumba Barat Daya-Suaramaureket.com selasa 12 Mei 2026 Berdasarkan pantauan media ini via SMS salah satu kepsek yang egan disebutnya mereka sedang mempertanyakan kejelasan dan dokumen yang di buat oleh ketua yayasan Tunas timur Soleman Lende Dappa ujar nya
Sampai saat ini kami temui salah satu pegawai bank BRi Elupada atas ibu Gita menutur jika kepsek-kepsek meminta Surat-surat perjanjian kaitan kredit maka siapa layani tegas akan tetapi kalau terkait SK kepsek-kepsek mungkin kepada ketua Yatutim ujar nya
Beberapa kepsek memang mereka heran dengan pinjaman yang tidak dilibatkan dalam pinjaman kredit di BRI elupada yang mengetahui semua nya hanya ketua Yatutim yakni Soleman Lende Dappa begitu lihat print koran BRI baru mengetahui Pinjaman kredit hingga ratusan Juta imbuh salah satu kepsek yang mewakili dari 35 Kepsek dan yang hadir di BRI hari ini hanya diwakili oleh 12 kepsek dan 1 pengacara Carles Ana Ote.SH ,sampai saat media biasa menghubungi Pengacara karena lagi sibuk mendangi kliem nya
Memang pada tanggal senin 4 Mei 2026 kemarin Soleman lende Dappa sudah diperiksa di Kejari sumba Barat Daya seperti yang diberitakan oleh awak media
Ketika beberapa awak media menanyakan ke Kasi Intel, tim penyelidik Kejari Sumba Barat akan bekerja secara profesional dan transparan guna menuntaskan kasus surat keputusan kepala sekolah yang dijadikan agunan untuk pencairan kredit di BRI.
“Anehnya lebih dari 35 orang kepala sekolah ini tidak tahu menahu soal surat keputusan yang dijadikan agunan untuk pencairan kredit di BRI. Tiba – tiba saja ada tagihan kredit untuk para kepala sekolah,” tegas Kasi Intel Ahmad Firdaus Mushollin diawak media
Hal yang ditambahkan diawak media oleh kepsek-kepsek dari 12 orang meri masih mendalami kasus motif seperti apa yang dilakukan oleh ketua Yayasan tunas timur sehingga membuat aturan sendiri buat SK pinjaman BRI dan Tanda tanggan kepsek ko ditiru ujar kepsek yang egan disebut namanya (Tim Redaksi)

