Sumba Barat Daya-suaramaureket,com,Rabu 10 juni 2026 Analisis Media pada pantauan beberapa refrensi dimultimedia yang di kaji oleh media ini telah melakukkan penelitian via degital media publik dan analisis data refrensi Berbagai sumber anggaran yang kadangkala disalah gunakan dalam delik-delik kasus dimasyarakat mulai anggaran Dana desa,Dana Bos (bantuan operasional sekolah yang kadangkala hitam putig) oleh paguna anggaran sehingga bagi yang memeliki jiwa bisnis terpesona dengan hal tersebut Hal hemat menurut penelitian word shop media ini dari berbagai negara yang sudah berjalan dengan lancar dengan perkembangan teknologi dari beberapa negara sudah menjadi barometer,untuk bisa kita berubah dari keterpurukkan ekonomi,dan harus kembali pada dasar negara yakni pancasila sejalan dengan para pakar ekonomi seperti prof.Dr Sry edi swasono,Prof.Anhar Gonggong dan beberapa para ahli tersebut .Untuk menyimak lebih lanjut mari kita kaji sama-sama negara-negara yang sudah berhasil diantara nya adalah Program MBG Indonesia menargetkan puluhan juta penerima manfaat dan didukung oleh puluhan ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).Kalau dilihat dari hal tersebut berdasarkan negara rujukan studi banding beserta keunggulannya diantara 1.Negara Brasil (PNAE) negara ini telah berhasil Menjangkau puluhan juta anak dan menurunkan angka obesitas.Pelajaran untuk Indonesia: Sistem pengawasan independen yang ketat serta kewajiban menyerap setidaknya 30% bahan baku dari pertanian lokal.2.India (PM POSHAN) juga telah berhasil ini juga Salah satu rujukan program makan siang sekolah terbesar di dunia yang secara masif meningkatkan angka partisipasi sekolah.Pelajaran untuk Indonesia: Cara menjaga efisiensi anggaran dalam penyediaan makanan massal.3 .JepangNegara jepang juga berhasil ,Telah menjalankan program makan siang sekolah sejak 1888 dan berhasil membentuk transformasi kecerdasan dan fisik bangsa.Pelajaran untuk Indonesia: Kurikulum pendidikan gizi yang terintegrasi dan kebersihan yang disiplin.Dari sesi koperasi Merah putih dengan negara lain yang hampir mirip dengan koperasi juga telah berhasil Pada progres Koperasi Merah Putih (KMP)Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif untuk membentuk kelembagaan ekonomi kerakyatan di tingkat desa atau kelurahan yang bertujuan untuk menekan biaya hidup dan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat.Jerman dan Inggris telah berhasil :Keberhasilan: Menjadi pelopor revolusi dan modernisasi koperasi modern yang mandiri.Pelajaran untuk Indonesia dan Koperasi akan sangat kuat bila negara menahan diri dari intervensi pengendalian langsung, melainkan hadir sebagai pelindung regulasi dan infrastruktur.Negra Selandia Baru (Fonterra):Juga Keberhasilan: Koperasi peternak sapi perah yang sukses menjadi salah satu korporasi dan pengekspor produk susu terbesar di dunia.Pelajaran untuk Indonesia: Bukti bahwa koperasi harus benar-benar dimiliki, digerakkan, dan dioperasikan oleh inisiatif anggotanya sendiri untuk mencapai skala ekonomi global.Negara Spanyol (Mondragon Corporation) juga telah berhasil Keberhasilan ini Salah satu konglomerat koperasi pekerja terbesar di dunia yang sukses menggabungkan demokrasi ekonomi dengan daya saing industri.Pelajaran untuk Indonesia: Koperasi mampu menyejahterakan anggotanya secara merata tanpa kehilangan efisiensi ala korporasi komersial.Dari beberapa negara yang menjadi kajian disegala bidang indonesia telah menjalan progres ini dari berbagai kepimpinan baik era orde lama dengan berbagai hubungan bilateral dengan negara eropa,timur tengah, dan asia sudah juga dilaksanakan ,baik didunia pendidikan hingga berbagaia sektor,di-era Orde baru juga paka presiden Al marhum Soeharto juga telah membangung lumbung desa dan koperasi desa dan beberapa presiden lain,yang menjadi kajian sama-sama apakag mampu kita memegang amanah itu tanpa korupsi,Apakah mampu kita berjanji dengan memegang kepercayaan sesaui dengan iman masing-masing kepercayaan agar kita tidak korupsi,apakah mampu kita menjadi bagian diri sendiri sehingga berbagi orang lain ini menjadi kajian bersama ,jangan muka muram jika dikristisi dengan tanjam tapi ambil pelajarai itu ,jangan dendam dengan masalah ketika dijatuhkan bukan berarti dijatuhkan kejurang tapi kembali pada kerja kita apakahbkira benar-benar menjalan amanah,maka tidak mungkin dijatuhkan jika kerja baik,mudah-mudahan menjadi bahan instropsi bagi diri jika kita diberi amanahMBG dan Koperasi Merah Putih tidak terdampak efisiensiMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih tetap berjalan dan tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.Menurutnya beberapa , program-program unggulan pemerintah akan terus dilanjutkan tanpa pemangkasan alokasi dana.“Anggaran program unggulan tidak dipotong, sama sekali,” ujar Airlangga, dikutip dari Antara.media kompas dan awak media lain nyaPemerintah akan melakukan efisiensi anggaran di berbagai Kementerian dan Lembaga (K/L).Kebijakan ini diambil untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap berada dalam batas aman, yakni maksimal 3 persen,dinukili dari beberapa awak media dua bulan lalu Di tengah kondisi perekonomian global yang penuh ketidakpastian, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong dua program ambisius sekaligus: Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Keduanya digadang-gadang sebagai pilar transformasi sosial-ekonomi Indonesia menuju Generasi Emas 2045.Namun, di balik visi mulia tersebut, muncul pertanyaan besar yang kian ramai diperdebatkan para ekonom, akademisi, dan masyarakat sipil: apakah kedua program ini benar-benar membebani APBN, atau justru merupakan investasi jangka panjang yang setimpal?Pertanyaan itu bukan sekadar retorika. Angka-angka di balik kedua program ini sungguh tidak kecil, bahkan tergolong jumbo dalam sejarah kebijakan fiskal Indonesia. Dan di tengah perdebatan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil memberi jawaban tegas diawak media publik,pegang amanah,peganglah keyakinan sehingga bekal berbuat baik antara sesama dan kemajuan bersama (Tim redaksi)
Studi Banding keberhasilan MBG Dan Koperasi Merah Putih Dengan Negara-negara Lain!! Pertanyaan Apakah kita Mampu menghadapi-Nya Dengan Sabar,Tanpa Koruptor???

